Lesson 1, Topic 1
In Progress

Prinsip Desain UI

  • Tipografi dan Desain Teks
  • Pemilihan font dan ukuran yang tepat

Pemilihan font dan ukuran yang tepat dalam desain UI/UX merupakan langkah penting dalam memastikan pengalaman pengguna yang baik. Berikut adalah beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan:

  1. Kesesuaian dengan Brand : Font yang dipilih harus sesuai dengan identitas merek Anda. Jika merek Anda memiliki karakter yang formal, maka font serif atau sans-serif yang klasik mungkin lebih cocok. Jika merek Anda lebih modern dan bersifat informal, Anda mungkin bisa memilih font yang lebih eksperimental atau kontemporer.
  2. Keterbacaan : Font yang digunakan harus mudah dibaca oleh pengguna, terutama pada ukuran yang lebih kecil. Pilih font yang jelas dan memiliki karakter yang mudah dikenali. Pastikan juga kontras antara teks dan latar belakangnya cukup tinggi untuk memastikan keterbacaan yang optimal.
  3. Konsistensi : Konsistensi dalam penggunaan font dan ukuran sangat penting untuk membangun pola yang dapat dikenali oleh pengguna. Gunakan font yang sama dan ukuran yang konsisten untuk judul, teks utama, teks sekunder, dan teks tautan di seluruh produk Anda.
  4. Skalabilitas : Pastikan font yang Anda pilih memiliki skala yang baik, artinya dapat diperbesar atau diperkecil tanpa mengorbankan kualitas atau keterbacaan. Ini penting karena pengguna dapat mengakses produk Anda melalui berbagai perangkat dengan berbagai ukuran layar.
  5. Konteks Penggunaan : Pertimbangkan konteks di mana font akan digunakan. Misalnya, font yang cocok untuk judul mungkin tidak cocok untuk teks tubuh atau teks kecil pada tombol. Pastikan font yang Anda pilih sesuai dengan konteks penggunaan tertentu.
  6. Kemudahan Aksesibilitas : Perhatikan kebutuhan aksesibilitas pengguna dengan memilih font yang mudah dibaca, bahkan bagi mereka yang memiliki gangguan penglihatan. Pilih font dengan perbedaan yang jelas antara karakter dan bobot yang memungkinkan pengguna untuk membedakan teks dengan mudah.
  7. Ukuran yang Tepat : Ukuran font harus disesuaikan dengan konten dan konteksnya. Judul biasanya memiliki ukuran yang lebih besar daripada teks tubuh. Pastikan ukuran font yang dipilih memberikan keterbacaan optimal tanpa mengalihkan perhatian dari konten utama.
  • Kombinasi warna dan kontras

Kombinasi warna yang kontras dapat membantu meningkatkan keterbacaan, daya tarik visual, dan aksesibilitas desain UI/UX. Berikut beberapa contoh kombinasi warna yang kontras yang bisa Anda pertimbangkan:

  1. Hitam dan Putih: Kombinasi klasik ini memberikan kontras yang tinggi dan sangat mudah untuk dibaca. Ini juga memberikan kesan yang bersih dan profesional.
  2. Biru dan Kuning: Kontras antara warna biru dan kuning juga dapat memberikan efek yang menarik. Keduanya memiliki tingkat kontras yang tinggi dan dapat memberikan tampilan yang cerah dan menyenangkan.
  3. Merah dan Hijau: Kombinasi merah dan hijau memberikan kontras yang kuat, meskipun kadang-kadang dapat terasa berlebihan. Namun, dengan penyesuaian yang tepat dalam nuansa dan intensitas, kombinasi ini dapat digunakan secara efektif.
  4. Ungu dan Kuning: Kombinasi warna ungu dan kuning memberikan kontras yang menarik dan bisa memberikan tampilan yang artistik dan modern.
  5. Oranye dan Biru: Kombinasi warna oranye dan biru juga memberikan kontras yang kuat dan bisa memberikan kesan yang energik dan menyegarkan.
  6. Hijau dan Merah Muda: Kontras antara hijau dan merah muda bisa memberikan tampilan yang cerah dan menyenangkan, terutama jika digunakan dengan penyeimbang yang tepat.
  7. Abu-abu dan Biru Muda: Kombinasi abu-abu dan biru muda memberikan kontras yang lebih halus namun tetap menarik. Ini dapat memberikan tampilan yang bersih dan modern.
  8. Cokelat dan Kuning Pucat: Kombinasi cokelat dan kuning pucat memberikan kontras yang hangat dan cocok untuk desain yang ingin memberikan kesan yang ramah dan alami.

Pastikan untuk menguji kombinasi warna yang Anda pilih untuk memastikan bahwa keterbacaan dan aksesibilitas tetap terjaga. Selain itu, perhatikan juga aspek psikologis dari warna tersebut, karena warna juga dapat mempengaruhi mood dan persepsi pengguna terhadap produk Anda.